Siapa aku
Ku tatap langit..
Ku rasakan tak adil nya tuhan..
Ku tinggi kan suara hatiku..
Dengan lantang aku berkata kenapa aku tuhaaan
?
Siapa aku ?
Tiada kemampuan ku..
Air mataku habis..
Menyerah dalam benakku..
Tak kuasa lihat diriku..
Aku tak ada , kurang apapun..
Siapa aku tanpa apapun..
‘’ayo bangkit’’ yang membuat hatiku membara
Lantun terima kasih yang bisa aku ucap pada
bunda
Kau lah pendobrak hatiku
Sekarang aku bangkit !!!
Kembalinya
kami
Hina nya kami..
Tak pernah terbesit untuk bersyukur
Telah kau turunkan sejuta rahmat
Telahkau baluti kami dengan kenikmatan
Namun apa ?
Syukur pun tak membersamai kami..
Keterimakasihan lenyap dari kami..
Maafkan kami manusia ini yaTuhan
Langit bergumamm
Alam nan indah marah
Angin nan sejuk melahap istana kami
Raungan tangis mencekam di mana mana
Mulut tak mampu lagi berkata
Otak tak mampu lagi berfikir
Mata tak kuat lg
menerka
Ampun kan segal apapun tuhann...
DIA
Sandaran ku ketika setitik air mata lahir
Diari curhatan resah dan gelisah ku setiap waktu
Cermin untuk diriku di masa kelak
Guru ku dalam segala hal
Teduhan sejuk dalam masalahku
Pahlawan tanpa di pinta
Titik titik darah ia beri demi aku
Dia...
Seorang yang harus aku kasihi
Seorang yang harus aku baktikan
Cintaku kepada sang kuasa atas malaikat pejaga yang
ia titip
Kasih nya tak pernah lelah membersamaiku
Kecupan kasih selalu aku temukan
Dia lah ibunda ku..
Tutur ku hanya mampu mengucap
Aku mencintaimu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar